For Update Stock please visit FB Dunia Rahmi

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Sprei perca terbuat dari kain perca, yaitu kain sisa guntingan produksi garmen atau tekstil yang berupa potongan-potongan kecil.
Sprei perca yang kami jual terbuat dari bahan sisa potongan produksi sprei ternama yaitu My love dan California. Jadi sudah bisa dipastikan kualitas bahannya. Sisa -sisa potongan kecil ini yang kami jadikan sprei utuh sesuai standar berbagai ukuran sprei. Seluruh sambungan kain perpaduan motif diobras dengan rapi dan pada masing-masing sudutnya diberi karet pengetat.
1 set sprei ukuran No.1 (180 x 200 x 20 cm) terdiri dari 1 buah sprei + 2 sarung bantal + 2 sarung guling.

Daftar Harga:

  • SPREI
    Uk. 200 x 180 x 20 cm = 65.ooo
    Uk. 200 x 160 x 20 cm = 63.ooo
    Uk. 200 x 180 x 20 cm = 50.ooo
    Uk. 200 x 180 x 20 cm = 50.ooo
  • SELIMUT
    UK. 200 x 200 cm = 135.000
  • BED COVER My Love
  • No. 1 (set) = 260.000
    No. 3 (set) = 195.000
  • SARUNG KASUR
    Uk. 200 x 180 cm = 75.000
    Uk. 200 x 160 cm = 70.000
    Uk. 200 x 120 cm = 55.000
    Uk. 200 x 180 cm = 50.000
  • BALMUT
    Uk. 200 x 150 cm = 110.000
  • My. LOVE UTUH
    Uk. 200 x 180 cm = 110.000 (limited)

 

Untuk pesan dan sekedar tanya-tanya silahkan hubungi contak berikut:

Tokopedia : DuniaRahmi

LINE     : dunia_rahmi
WA       : 081321180289
IG          : dunia_rahmi
Email   : duniarahmi@yahoo.com
FB/fanspage: Gallery Ibu dan Anak

For Update Stock please visit FB Dunia Rahmi

 

Dunia Rahmi

Posted: March 26, 2015 in Uncategorized

IMG_20150218_142149

 

IMG_20160110_133154

Jembatan Pedestrian

Jambi adalah salah satu kota sederhana di pulau Sumatera. Namanya tidak terlalu diperhitungkan dalam urusan wisata. Dan belum menjadi tempat favorit para wisatawan lokal apalagi mancanegara. Potensi wisata jauh tertinggal jika dibandingkan dengan daerah tetangganya yaitu Sumatera Barat, apalagi jika dibanding dengan Lombok, Bali, ataupun Flores. Jika ditanya wisata apa yang terkenal di Jambi? Jawabannya tidak jauh dari gunung Kerinci, sungai Batanghari, dan kawasan Suku Anak Dalam. Gunung Kerinci adalah gunung tertinggi di Sumatera, gunung berapi tertinggi di Indonesia, dan puncak tertinggi di Indonesia di luar Papua. Sungai Batanghari adalah sungai terpanjang di pulau Sumatera sekitar 800 km. Di Jambi ada sekitar 22 sungai yang terdiri dari 12 sungai induk dan 10 anak sungai, dan semua sungai tersebut bermuara ke sungai Batanghari. Suku Anak Dalam atau Orang Rimba atau dikenal juga dengan Suku Kubu adalah salah satu suku bangsa minoritas yang hidup di Pulau Sumatera, tepatnya di Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan. Namun ketiga potensi wisata unggulan tersebut masih belum terlalu banyak menarik wisatawan lokal maupun asing. Padahal tempat wisata di Jambi menawarkan pemandangan indah dengan banyaknya keunikan alam dan budaya yang dimilikinya.

Seperti daerah lain, pemerintah Jambi pun terus berusaha membangun dan mengembangkan potensi wisata yang telah ada untuk menarik lebih banyak wisatawan yang berkunjung. Dan yang baru-baru ini diresmikan oleh Wakil Presiden (wapres) Jusuf Kalla tepatnya tanggal 28 Maret 2015 yang lalu adalah Jembatan Pedestrian atau jembatan khusus penyebarangan orang. Jembatan ini memilik lebar 4,5 meter dan membentang sepanjang 503 meter di atas Sungai Batanghari, kota Jambi. Jembatan Pedestrian dibangun dengan konsep konstruksi cable stayed/kabel penahan yang ditopang oleh 2 buah tiang pancang setinggi 60 meter. Pembangunannya menghabiskan dana sekitar 77 milyar dan memakan waktu sekitar dua tahun. Bentuknya yang menyerupai huruf “S” ini membuantnya unik dan berbeda dengan kebanyakan jembatan di Indonesia. Jika selama ini wisatawan hanya bisa menikmati keindahan Batanghari dari pinggir sungai saja. Kini panorama sungai Batanghari sebagai sungai terpanjang di Sumatera ini bisa dinikmati dari atas jembatan. Sensasi panjang dan derasnya aliran sungai Batanghari semakin bisa dirasakan dengan berjalan di atas jembatan yang menghubungkan dua wilayah yaitu Kota Jambi dan wilayah Sebrang Kota Jambi. Selain itu jembatan berkelok-kelok ini juga cocok digunaka sebagai tempat jogging sambil menikmati udara sejuk pagi hari. Dan pagi juga termasuk waktu yang ideal untuk mengabadikan keindahan sungai Batanghari dalam kamera.

Bersamaan dengan peresmian Pedestrian, kota Jambi juga meresmikan Menara Gentala Arasy (jam gadang Jambi). Letaknya berada tepat di ujung jembatan Pedestrian wilayah Seberang Kota Jambi, desa Mudung Laut, Kecamatan Danau Teluk yang merupakan kawasan cagar budaya. Gentala Arasy dibangun sejak tahun 2012 dan memiliki tinggi sekitar 32 meter. Pada lantai dasar menara Gentala Arasy tersebut terdapat museum mini yang menyimpan berbagai informasi tentang masuk dan berkembangnya agama Islam di Jambi. Dari atas ketinggian menara ini wisatawan juga bisa menikmati sungai Batanghari dan pemandangan alam kota Jambi secara keseluruhan. Lingkungan di sekitar Menara Gentala Arasy juga mulai menjadi sentra wisata kuliner lengkap dengan floating restaurant/restoran terapung yang siap memanjakan wisatawan dengan sajian kuliner khas Jambi. Sehingga pengunjung dapat bersantai menikmati keindahan alam sekaligus menikmati kuliner jambi dari pinggir sungai. Tentu saja hal ini membuat betah siapapun yang berkunjung ke tempat ini. Sore hingga malam hari adalah waktu yang sempurna untuk menikmati keindahan wisata baru di Jambi ini. Kini kedua bangunan mewah tersebut menjadi ikon wisata dengan konsep Waterfront City Park yang lengkap dengan kekayaan nilai religi, budaya, dan kuliner khas Jambi. Dan semua keindahan ini dapat kita nikmati secara gratis tanpa dipungut biaya.

Dua ikon baru wisata kota Jambi ini sangat mudah dijangkau, karena letaknya yang berada di pusat kota Jambi dan berada tidak jauh dari Bandara Sultan Thaha Jambi. Bandara Sultan Thaha terletak persis di pinggir jalan raya, sehingga aksesnya sangat mudah. Bandara Sultan Thaha melayani penerbangan dari dan menuju Ibu Kota Jakarta, Batam, Pekanbaru, dan Palembang. Maskapainya pun sudah cukup beragam, dari yang murah sekitar empat ratus ribuan hingga yang mahal sekitar satu jutaan. Maskapai tersebut antara lain adalah Garuda Indonesia, Lion Air, Sriwijaya Air atau Nam Air, Citilink, dan Wings Air. Lama penerbangan dari Jakarta menuju Jambi sekitar 1 jam 15 menit saja.

Jarak tempuh ke dari Bandara Sultan Thaha ke pusat kota adalah sekitar 5-6 kilometer. Ada beberapa pilihan angkutan untuk menuju kota Jambi dan sekitarnya, termasuk ke jembatan Pedestrian dan Gentala Arasy. Yaitu antara lain:

  • Taksi Bandara. Taksi di bandara Sultan Thaha Jambi rata-rata belum dikelola dengan rapi. Sebagian besar taksi tidak menggunakan Argo dalam operasionalnya. Tarif taksi ditentukan berdasarkan tawar-menawar antara calon penumpang dan pengemudi. Tarif dari Bandara menuju Kota Jambi berkisar antara Rp. 50.000 sampai dengan Rp. 100.000.
  • Bus Damri. Bus Damri di bandara Sultan Thaha tidak seperti di kota-kota lain yang berupa bus besar. Di sini Damri hanya berupa minibus Mitsubishi L-300. Tiket Damri dapat dibeli di counter pada pintu kedatangan di bandara. Jadwal keberangkatannya mengikuti jadwal pesawat yang mendarat. Adapun rute dan tarif bus damri
  1. Bandara Sultan Thaha –> Jambi Timur –> Petaling dan sekitarnya, Tarif Rp. 25.000,-
  2. Bandara Sultan Thaha –> Kotabaru –> Tempino dan sekitarnya, Tarif Rp. 30.000,-
  3. Bandara Sultan Thaha –> Telanai –> Mendalo dan sekitarnya, Tarif Rp. 35.000,-
  4. Bandara Sultan Thaha –> Telanai –> Aurduri dan sekitarnya, Tarif Rp. 40.000,-
  • Angkot dan Ojeg. Dan ini menurut saya angkutan yang paling praktis. Bila kita akan menggunakan Angkutan Kota atau Ojek kita dapat langsung berjalan keluar Bandara dan menunggu angkutan atau ojek yang ada di pinggir jalan halaman depan bandara. Tarif angkot adalah sekitar Rp. 3000 sedangkan tarif ojek sesuai kesepakatan antara Rp.5000 sampai dengan Rp. 10.000 tergantung kesepakatan tawar menawar.

Bagi yang berminat mengunjungi kota Jambi pada long weekeng awal Februari 2016 nanti, harga tiket yang paling murah berkisar 400ribuan dengan menggunakan maskapai Lion Air. Harga maskapai lain dapat langsung dicek di website www.vokamo.com. Selain menyediakan tiket pesawat, Vokamo.com juga menyediakan jasa sewa mobil dengan atau tanpa supir dengan harga yang hemat di kota Bali, Lombok, dan Balikpapan. Selain itu kita juga bisa memesan hotel dan paket makan di restoran melalui website Vokamo.

Ya, jika ditanya destinasi wisata mana lagi yang ingin saya kunjungi tahun ini, saya akan jawab ‘LOMBOK’. Lombok kini menjadi salah satu primadona destinasi wisata di Indonesia setelah Bali. Daerah yang terletak di NTB ini memiliki pantai-pantai yang tidak kalah indahnya. Selain itu akses menuju Lombok juga semakin mudah. Beberapa maskapai dari Jakarta yang menuju Lombok antara lain Garuda Indonesia, Lion Air, dan Batik Air. Bahkan saat ini Citilink melayani rute dari Bandung langsung menuju Lombok dengan harga terjangkau. Ada beberapa destinasi wisata di Lombok yang ingin saya kunjungi. Salah satunya adalah Pulau-pulau Gili yang terletak di lepas barat laut Pulau Lombok. Ada tiga pulau di kawasan ini yang keindahannya tidak diragukan, yaitu Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan. Pemandangannya sangat indah, pasirnya berwarna putih, dan biota lautnya beraneka ragam. Selain itu beberapa destinasi wajib seperti Pantai Kuta, Senggigi, Batu Bolong, Batu Layar, dan banyak tempat wisata lain di Lombok yang juga sayang jika dilewatkan.

Gallery Keindahan Provinsi Jambi

Dunia Rahmi menyediakan pakaian anak-anak dengan harga murah namun kualitas baik. Bahan lembut dan dingin sehingga nyaman di tubuh anak.

Untuk pesan dan sekedar tanya-tanya silahkan hubungi contak berikut:

For Fast response

Tokopedia : https://www.tokopedia.com/duniarahmi

Shopee : https://shopee.co.id/duniarahmi

BB         : 5879F65A
LINE     : dunia_rahmi
WA       : 081321180289
IG          : dunia_rahmi
Email   : duniarahni@yahoo.com
FB         : Dunia Rahmi

Setiap kali melihat harga tiket pesawat sedang diskon, otak petualang dengan cepat merespon dan mencari-cari objek wisata yang ingin dikunjungi. Seperti yang saya alami bulan Juni 2015 kemarin, tepatnya beberapa hari sebelum memasuki Ramadhan. Siang itu saat jam kerja sedang sibuk-sibuknya, tiba-tiba saya menerima pesan singkat dari seorang teman. “Tiket pesawat Garuda tujuan Belitung lagi diskon, hayu kita ke sana. Aku pengen ngerasain naik Garuda”, begitulah kira-kira isi BBM-nya. “Apa? Jadi tujuan utamanya kali ini bukan piknik tapi naik Garuda?”, jawab saya. Tapi saya pun seperti terhipnotis, langsung menyetujui perjalanan yang tanpa perencanaan itu. Satu sisi demi menyenangkan teman yang sangat ingin naik Garuda, dan di sisi lain Belitung memang layak dikunjungi. Selain Garuda Indonesia ada beberapa maskapai yang melayani penerbangan dari Jakarta menuju Belitung atau Tanjung pandan yaitu, Citilink, Lion Air, dan Sriwijaya Air.

Airpaz.com

Airpaz.com

Seperti kebanyakan orang yang mengunjungi Belitung, saya pun tidak melewatkan kesempatan untuk mencicipi Mie Belitung Atep. Mie kuning dengan campuran potongan tahu, kentang rebus, mentimun, tahu, tauge, emping melinjo, lalu disiram dengan kuah kental berwarna kecoklatan dari kaldu udang ini kini jadi kuliner andalan Belitung. Rasanya asam manis. Awalnya memang agak aneh di lidah menurut saya, tapi setelah diberi sedikit sambal rasanya jadi lebih nikmat. Selain mie Belitung, kuliner Belitung yang saya cicipi adalah sup ikan atau dikenal dengan sebutan ‘gangan’. Ikan segar diracik dengan bumbu sederhana yang menawarkan rasa gurih, asam, dan pedas. Jenis ikan yang biasa digunakan adalah ikan Ketarap dengan tekstur dagingny renyah dan empuk.

Hari pertama di Belitung kami lebih banyak mengunjungi tempat kuliner dan tempat-tempat bersejarah. Yang pertama kami kunjungi adalah Vihara Budhayana Dewi Kwan Im. Vihara bernuansa merah ini terletak di desa Burung Mandi, kabupaten Belitung Timur. Konon katanya bangunan ini telah berdiri sejak dua setengah abad yang lalu. Tepatnya sekitar tahun 1747, dan masih digunakan untuk beribadah hingga sekarang.

Vihara Dewi Kwan Im

Vihara Dewi Kwan Im

Tempat yang kami kunjungi selanjutnya adalah Sanggar Batik De Simpor milik ibunda Gubernur Jakarta Bapak Ahok, dan Museum Kata milik Andrea Hirata penulis novel Laskar Pelangi yang fenomenal. Berkat novel ini lah Belitung semakin dilirik wisatawan lokal dan asing. Kedua tempat ini letataknya berdekatan yaitu di daerah Gantung, kabupaten Belitung Timur. Dan menjelang sore kami bermain-main di replika SD Muhammadiyah Gantong yang merupakan latar belakang utama novel Laskar Pelangi. Semakin hari semakin banyak saja wisatawan yang berkunjung ke sini. Tempatnya yang sejuk dan jauh dari keramaian membuat saya betah berlama-lama di tempat ini.

Replika SD Muhammadiyah

Replika SD Muhammadiyah

Keesokan harinya saatnya menikmati keindahan alam dan pantai yang dimiliki Pulau Belitung. Meskipun cuaca mendung dan sempat turun hujan tapi tidak mengurangi keindahan pantai-pantai di sini. Tujuan kami yang pertama adalah Pulau Lengkuas. Yang membuat pulau ini istimewa dan menarik adalah keberadaan mercusuar tua yang memiliki 18 lantai dan merupakan peninggalan Belanda yang telah dibangun sejak tahun 1882. Dari atas mercusuar ini kita bisa menikmati pemandangan gradasi warna air laut yang indah. Keindahan pulau ini semakin lengkap dengan banyaknya batu granit yang berdiri kokoh dan sangat menakjubkan.

Pulau Lengkuas

Pulau Lengkuas

Pulau Lengkuas

Pulau Lengkuas

Selain Pulau Lengkuas masih banyak pulau-pulau dan pantai lain yang kami kunjungi hari itu. Salah satunya adalah Pulau Batu Berlayar yang dari namanya saja sudah dapat kita banyangkan pulau ini dipenuhi dengan batu-batu besar yang nyaris menyerupai layar. Selain itu juga ada Pantai Laskar Pelangi yang merupakan lokasi pengambilan adegan di film Laskar Pelangi. Pantai ini tidak kalah indahnya, dan seperti pantai yang lain, pantai ini juga didominasi oleh batu-batu besar yang berdiri kokoh.

Saat ini saya lebih mencintai pantai dari pada gunung. Meskipun telah bermain dibanyak pantai di Pulau Belitung ini tapi saya masih tetap ingin bermain air di pantai yang lain. Jika ditanya destinasi wisata mana lagi yang ingin saya kunjungi saya akan jawab ‘LOMBOK’. Lombok kini menjadi salah satu primadona destinasi wisata di Indonesia setelah Bali. Daerah yang terletak di NTB ini memiliki pantai-pantai yang tidak kalah indahnya. Selain itu akses menuju Lombok juga semakin mudah. Beberapa maskapai dari Jakarta yang menuju Lombok antara lain Garuda Indonesia, Lion Air, dan Batik Air. Bahkan saat ini Citilink melayani rute Bandung langsung menuju Lombok dengan harga terjangkau.

Ada beberapa destinasi wisata di Lombok yang ingin saya kunjungi. Salah satunya adalah Pulau-pulau Gili yang terletak di lepas barat laut Pulau Lombok. Ada tiga pulau di kawasan ini yang keindahannya tidak diragukan, yaitu Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan. Pemandangannya sangat indah, pasirnya berwarna putih, dan biota lautnya beraneka ragam. Selain itu beberapa destinasi wajib seperti Pantai Kuta, Senggigi, Batu Bolong, Batu Layar, dan banyak tempat wisata lain di Lombok yang juga sayang jika dilewatkan.

Saat mengunjungi Lombok suatu hari nanti saya akan kembali memilih maskapai Garuda Indonesia untuk mengantarkan saya ke sana. Meskipun harganya lebih tinggi dibanding maskapai yang lain, tapi itu sebanding dengan kenyamanan yang didapatkan. Bisa memotret awan di ketinggian ribuan kaki berdampingan dengan sayap Garuda adalah sudatu seni tersendiri menurut saya. Semoga saja impan ini kembali dapat dengan cepat terwujud. Amin!

Pada suatu pagi di akhir pekan, salah satu acara jalan-jalan di televisi yang dibawakan oleh Ruben Onsu dan Luna Maya menampilkan episode menjelajahi pantai dengan pasir berwarna merah jambu. Pantai itu dikenal dengan nama ‘Pink Beach’, berada di kawasan Taman Nasional Komodo NTT. Pemandangan di sekitar pantai membuat saya takjub. Pantai dikelilingi oleh gurun savanna yang gersang dan hanya ada beberapa pohon saja. Sepertinya di sana sangat panas, itu yang pertama terfikir di benak saya.

Setelah kejadian pagi itu, saya mulai browsing menggali segala informasi tentang Pink Beach. Semua informasi rute perjalanan, penginapan, sewa kapal, penerbangan, dan harga tiket semua sudah lengkap. Tidak bisa dipungkiri memang butuh modal yang tidak sedikit untuk mengunjungi Pink Beach. Kita perlu menyewa kapal yang harga sewanya sekitar dua juta rupiah agar bisa menikmati sensasi bermalam di tengah laut. Selain itu tidak banyak penerbangan yang menuju Labuan Bajo sebagai salah satu pintu masuknya. Dari Jakarta kita harus transit dulu di Denpasar. Maskapai penerbangan dari Denpasar yang mencapai Labuan Bajo antara lain yaitu Garuda Indonesia, Lion Air, dan Wings Air.

Impian saya untuk mengunjungi Pink Beach akhirnya dapat terwujudkan. Hari itu di bulan Agustus, Garuda Indonesia membawa saya menuju Denpasar, lalu dilanjutkan lagi menuju Bandara Labuan Bajo dengan pesawat Garuda Indonesia ATR 72 yang berukuran kecil. Setelah terbang sekitar satu jam lebih akhirnya sampai juga saya di Bandara Komodo Labuan Bajo. Owh Tuhan aku memuji Mu! Rasanya bisa menginjakkan kaki di Indonesia bagian timur ini luar biasa.

Dari bandara saya langsung menuju pelabuhan Labuan Bajo yang terkenal dengan keindahannya saat matahari terbenam. Setiba di dermaga kami langsung menaiki kapal dan siap berpetualang menjelajahi perairan Pulau Komodo. Tidak ada sejengkal pemandangan pun yang tidak membuat saya kagum. Airnya yang jernih, langit yang biru, pulau-pulau kecil yang bertebaran, dan bukit-bukit kokoh yang mengelilingi laut ini semuanya sangat mengagumkan.

Perahu mulai mendekati bibir pantai yang dari kejauhan terlihat jelas pasirnya berwarna pink. Ya Tuhan ini nyata! Saya telah sampai di tempat yang sudah lama saya impikan. Tapi sabar sebentar, karena untuk mencapai bibir pantai kita harus menyewa kapal kecil. Kapal besar tidak boleh mendekati bibir pantai dan tidak boleh melempar jangkar untuk melindungi koral-koral agar tidak rusak.

Kawasan Taman Nasional Komodo

Kawasan Taman Nasional Komodo

Pink Beach

Pink Beach

Setelah tiba di pinggir pantai saya langsung berenang dan mulai mengintip apa yang ada di balik air ini. Ikan yang berwarna-warni dan koral-koral yang terjaga dengan baik menambah pesona keindahan alam bawah laut pantai ini. Ombak cukup besar siang itu. Semakin berenang ke tengah semakin besar ombak menerjang tubuh saya. Lalu saya memutuskan istirahat sebentar di pinggir pantai. Nikmat sekali rasanya bisa bersantai di pantai yang indah dan sesepi ini. Bukit savanna yang gersang berdiri kokoh mengelilingi pantai ini. Cuaca panas yang sebelumnya saya bayangkan ternyata salah. Meskipun terlihat gersang tapi angin terus berhembus membuat udara terasa sejuk. Saya melihat bukit di sisi kanan tidak jauh dari pantai. Saya pun memutuskan untuk naik ke bukit tanpa alas kaki. Angin bertiup kencang di sana. Pemandangan menakjubkan terlihat jelas. Pasir yang berwarna pink dan gradasi warna air laut sungguh mempesona. Mahakarya yang Tuhan sentuhkan di tanah Flores ini luar biasa.

Pink Beach

Pink Beach

Setelah puas bermain di bukit saya kembali snorkeling. Saya terus mengikuti arah ikan berenang. Hingga tanpa sadar saya berenang terlalu jauh. Saya memutuskan berenang sampai kapal atas saran guide kami. Tapi ombak semakin tinggi dan keras menghempas badan saya. Saya nyaris kehabisan nafas. Hingga akhirnya salah seorang awak kapal menarik badan saya. Ini benar-benar berbuatan nekat dan pengalaman yang tidak bisa dilupakan.

Jika ditanya destinasi wisata mana lagi yang ingin saya kunjungi saya akan jawab ‘LOMBOK’. Lombok kini menjadi salah satu primadona destinasi wisata di Indonesia setelah Bali. Daerah yang terletak di NTB ini memiliki pantai-pantai yang tidak kalah indahnya. Selain itu akses menuju Lombok juga semakin mudah. Beberapa maskapai dari Jakarta yang menuju Lombok antara lain Garuda Indonesia, Lion Air, dan Batik Air. Bahkan saat ini Citilink melayani rute Bandung langsung menuju Lombok dengan harga terjangkau.

Ada beberapa destinasi wisata di Lombok yang ingin saya kunjungi. Salah satunya adalah Pulau-pulau Gili yang terletak di lepas barat laut Pulau Lombok. Ada tiga pulau di kawasan ini yang keindahannya tidak diragukan, yaitu Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan. Pemandangannya sangat indah, pasirnya berwarna putih, dan biota lautnya beraneka ragam. Selain itu beberapa destinasi wajib seperti Pantai Kuta, Senggigi, Batu Bolong, Batu Layar, dan banyak tempat wisata lain di Lombok yang juga sayang jika dilewatkan.

Saat mengunjungi Lombok suatu hari nanti saya akan kembali memilih maskapai Garuda Indonesia untuk mengantarkan saya ke sana. Meskipun harganya lebih tinggi dibanding maskapai yang lain, tapi itu sebanding dengan kenyamanan yang didapatkan. Bisa memotret awan di ketinggian ribuan kaki berdampingan dengan sayap Garuda adalah sudatu seni tersendiri menurut saya. Semoga saja impan ini kembali dapat dengan cepat terwujud. Amin!

Garuda Indonesia

Garuda Indonesia

Basreng adalah jajanan ringan yang terbuat dari bakso yang diiris tipis kemudian digoreng, jadilah keripik bakso goreng. Rasanya bagaimana? Jangan ditanya lagi, rasanya nikmat dan sekali makan susah berhenti. Basreng ini cocok juga sebagai campuran makan makanan berkuah seperti mie instan, soto, sop, atau makanan apapun sesuai selera. Saya menyediakan basreng buatan rumah tangga yang Insyaallah terjamin kebersihan dan kehalalannya. Untuk soal rasa boleh diadu dengan basreng bermerk. Sementara ini hanya ada 2 rasa, yaitu original dan pedas. Untuk tingkat kepedasan bisa diatur sendiri karena bumbu dibungkus terpisah. Tidak ada minimal pembelian, dan bisa beli kiloan. Ada harga khusus untuk pembelian minimal 4 bgks atau 1 kg.



Basreng kemasan 250 gram harga Rp. 20.000

Untuk pesan dan sekedar tanya-tanya silahkan hubungi contak berikut:

BB : 5879F65A
LINE: dunia_rahmi
WA: 081321180289
IG: dunia_rahmi
Email: duniarahni@yahoo.com
FB/fanspage: Dunia Rahmi

 

Basreng - Kripik Bakso Goreng

Basreng – Kripik Bakso Goreng

Cocok untuk campuran makan

Cocok untuk campuran makan

Cocok untuk cemilan

Cocok untuk cemilan