Ruang Kerjaku

Hujan kembali mengguyur Bandung siang ini..
Dingin,,
Tapi suasana di ruang kerja semakin terasa panas.
Dulu di sini masih terasa hangat, penuh semangat kerja, penuh tawa canda, penuh rasa kekeluargaan, dan penuh dengan musik yang menambah gairah kerja..
Tapi,,
Itu saat ruang ini masih berpenghuni mayoritas pria, dan hanya ada dua wanita saja.
Kali ini jauh berbeda.
sejak hadir 2 wanita lagi dengan usia belasan tahun dan serang lagi berusia hampir 40 tahun.
Ruang yang hangat sekarang kadang terasa sangat panas dan kadang terasa sangat dingin.
Yang dulu penuh dengan keseriusan kerja, sekarang ruang ini lebih mirip warnet.
Suasana yang dulu penuh dengan canda tawa, kini penuh dengan sindiran dan amarah.
Ruang yang dulu hanya ada satu suara musik, sekarang penuh dengan musik yang saling bertabrakan tanpa ada yang mau mengalah untuk mengecilkan volume-nya. Suara musik yang tidak jelas seperti ini yang sering membuat emosi saya memuncak sampai ubun-ubun. Saat seperti ini saya lebih memilih menutup telinga dengan handsfree dan mendengarkan musik dari handphone saya sendiri.

Huftt,
Semuanya berubah,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s