Ini Tentang Tanjung Aan dan Batu Payung, Lombok

20161104_152214-01

Perjalanan saya ke Lombok pada tanggal 4 – 6 November 2016 ini adalah dalam acara ‘Buka Insto Let’s Go’ Goes To LOMBOK bersama MY TRIP MY ADVENTURE.

 

Lombok, sebuah pulau yang termasuk ke dalam provinsi Nusa Tenggara Barat yang dipisahkan oleh Selat Lombok dari Bali di sebelah barat dan Selat Alas dari Sumbawa di sebelah timur. Lombok merupakan daerah tujuan wisata yang sudah dikenal secara internasional karena mempunyai banyak tempat wisata yang menganggumkan dan bervariatif. Mulai dari gunung, laut, danau, air terjun, taman, wisata budaya, kuliner, dan lain-lain semua ada di sini. Salah satu destinasi wisata yang mengagumkan saya adalah pantai Tanjung Aan, yaitu salah satu tempat diadakannya ritual masyarakat Lombok Bau Nyale yang dilakukan berdasarkan legenda Putri Mandalika.

Saat tiba di Lombok International Airport yang terletak di Tanak Awu, Lombok Tengah, tepatnya di sebelah tenggara Kota Mataram ibu kota provinsi Nusa Tenggara Barat kita akan langsung disuguhi beberapa booth wisata Lombok untuk berfoto. Jelas terlihat Lombok mulai berbenah mempersiapkan diri untuk menjadi destinasi wisata yang banyak diminati wisatawan seperti Bali. Meskipun ada beberapa celetukan yang saya dengar dari masyarakat NTB sendiri yang mengatakan NTB adalah kependekan dari “Nasib Tergantung Bali.” Karena untuk saat ini sebagaimana yang banyak orang ketahui memang beberapa wisatawan yang berkunjung ke Lombok adalah wisatawan yang sekedar singgah saat berkunjung ke Bali. Dengan kata lain Lombok masih menjadi pilihan ke dua setelah Bali. Namun dengan kerja keras dari pemerintah dan masyarakat kita berharap kedepannya NTB menjadi “Next Time Better.”

 

Pantai Tanjung Aan

Pantai ini terletak di pulau Lombok bagian tengah, yaitu sekitar 75 Kilometer dari Kota Mataram, atau sekitar 3 Kilometer dari Pantai Kuta Lombok. Jalan menuju pantai ini masih kurang layak, ditambah lagi dengan petunjuk jalan yang masih minim. Padahal pantai ini sangat indah dan masih terjaga kealamiannya. Hanya ada beberapa pengunjung dan penjual kain tenun saat saya tiba di pantai ini. Jika akses menuju Pantai Tanjung Aan diperbaiki pasti akan banyak wisatawan yang berkunjung ke tempat ini.

Yang unik dari pantai Tanjung Aan adalah pasirnya yang berbeda dan baru pertama saya temui. Pasir di sini tidak lembut seperti tepung, namun bulat-bulat seperti merica. Ada sensasi tersendiri saat menginjakkan kaki di pasir pantai ini. Bahkan karena keunikannya ini beberapa anak kecil mejual pasir ini dalam botol mineral seharga 5000 rupiah.

Di tanjung Aan ini juga terdapat sebuah bukit kecil yang merupakan spot favorit wisatawan untuk berfoto. Indah sekali menikmati pantai dan hamparan laut dari atas bukit tersebut. Angin yang bertiup cukup kencang juga menambah eksotis tempat ini. Di bukit ini saya memilih duduk bersantai di atas rumput sambil menikmati pemadangan kapal yang lalu lalang menuju pantai Batu Payung. Lalu berjalan ke sebelah kanan dan wow langsung disuguhi pemandangan pantai yang landai dengan hamparan pasir putih. Type pantai seperti ini sangat cocok untuk anak-anak bermain air. Dan ada sebuah ayunan di pinggir pantai seperti yang terdapat di Gili Trawangan. Jadi tidak salah jika mengajak keluarga untuk bermain di pantai ini.

 Processed with VSCO with c1 preset

 

Pantai Batu Payung

 

Setelah turun dari bukit, saya memutuskan menyebrang ke pantai Batu Payung menggunakan kapal dengan tarif Rp. 50.000 perorang. Harga yang cukup mahal menurut saya. Karena jarak menuju pantai tersebut tidaklah terlalu jauh, hanya butuh waktu sekitar 15 menit. Mengunjungi pantai Batu Payung adalah untuk memenuhi rasa penasaran saya dengan pantai yang terkenal karena pernah dijadikan lokasi syuting iklan sebuah produk rokok. Pantai ini memiliki ciri khusus yaitu batu karang yang menjulang tinggi.

Processed with VSCO with c1 preset

DuniaRahmi Goes To Lombok

Awalnya saya mengira pantai di pulau kecil ini memiliki hamparan pasir putih yang nyaman untuk bersantai sambil menikmati sinar matahari. Namun ternyata pantai ini dipenuhi batu-batu besar, karang, dan dinding-dinding perbukitan. Perlu ekstra hati-hati saat turun dari kapal, karena batu karang dipenuhi lumut yang licin. Di kawasan pantai ini banyak anak-anak kecil dan para penjual kelapa muda yang menawarkan jasa photo dan membatu mengarahkan gaya untuk mendapatkan photo yang unik.

Berbicara soal anak-anak yang menawarkan jasa photo di Pantai Batu Payung. Jadi, saat tiba di pantai ini saya langsung disambut oleh anak-anak kecil usia sekolah dasar yang menawarkan jasa photo dengan cukup membayar minimal 5000 rupiah. Anak-anak ini sudah terlatih mempergunakan berbagai macam kamera handphone dan ahli dalam mengarahkan gaya untuk mendapatkan gaya photo yang unik. Katanya mereka sebelumnya sering dimintai tolong oleh para wisatawan asing, dan para wisatawan itu juga mengajarkan bagaimana cara mengambil photo yang bagus. Ini memang menguntungkan buat para solo traveller yang ingin difoto.

Processed with VSCO with c1 preset

Berjalan sedikit ke arah lokasi batu payung yang menjulang tinggi saya langsung disambut  pemuda dan bapak-bapak yang menawarkan kelapa muda. Saya sebenarnya agak sedikit merasa terganggu dengan anak-anak dan para pendagang di tanjung Aan maupun di Pantai Batu Payung. Karena mereka terus mengikuti dan cenderung memaksa dalam menawarkan jasa maupun dagangannya. Inilah menurut saya yang mesti sedikit diperbaiki di dunia pariwsata beberapa lokasi di Lombok. Berikan fasilitas pada para pedagang dan berikan rasa nyaman pada wisatawan. Untuk menjadi destinasi wisata yang banyak diminati pengunjung bukan hanya soal keindahan alam saja, tapi juga didukung oleh keramahtamahan penduduk lokal yang menjunjung tinggi nilai budaya daerah dan bangsa Indonesia. Dengan kerja keras dari pemerintah dan penduduk maka saya rasa pariwisata Lombok dapat lebih maju lagi seperti Bali. Keberhasilan suatu daerah wisata adalah yang membuat pengunjung selalu ingin kembali lagi, bahkan tidak ingin hanya sekedar singgah namun ingin menetap di sana. Semoga kisah ini bisa menginspirasi.  Maju pariwisata Indonesia.

 

Advertisements

One thought on “Ini Tentang Tanjung Aan dan Batu Payung, Lombok

  1. Hi,,
    Bagi rekan” yg mo berlibur untuk mengahiri weekend di pulau lombok yg cantik nan molek nih,,,Kami Zullombok transport siap mengantar Anda, dengan sopir” yg tlah berpengalaman .
    Call or wa + 62 8223 7711 304
    Email : zullombok73@gmail.com
    Web .lombokwisatatransport.com
    Zullombok siap memberikan service prima….

    Salam,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s