Ini Tentang Tanjung Aan dan Batu Payung, Lombok

Ini Tentang Tanjung Aan dan Batu Payung, Lombok

20161104_152214-01

Perjalanan saya ke Lombok pada tanggal 4 – 6 November 2016 ini adalah dalam acara ‘Buka Insto Let’s Go’ Goes To LOMBOK bersama MY TRIP MY ADVENTURE.

 

Lombok, sebuah pulau yang termasuk ke dalam provinsi Nusa Tenggara Barat yang dipisahkan oleh Selat Lombok dari Bali di sebelah barat dan Selat Alas dari Sumbawa di sebelah timur. Lombok merupakan daerah tujuan wisata yang sudah dikenal secara internasional karena mempunyai banyak tempat wisata yang menganggumkan dan bervariatif. Mulai dari gunung, laut, danau, air terjun, taman, wisata budaya, kuliner, dan lain-lain semua ada di sini. Salah satu destinasi wisata yang mengagumkan saya adalah pantai Tanjung Aan, yaitu salah satu tempat diadakannya ritual masyarakat Lombok Bau Nyale yang dilakukan berdasarkan legenda Putri Mandalika.

Saat tiba di Lombok International Airport yang terletak di Tanak Awu, Lombok Tengah, tepatnya di sebelah tenggara Kota Mataram ibu kota provinsi Nusa Tenggara Barat kita akan langsung disuguhi beberapa booth wisata Lombok untuk berfoto. Jelas terlihat Lombok mulai berbenah mempersiapkan diri untuk menjadi destinasi wisata yang banyak diminati wisatawan seperti Bali. Meskipun ada beberapa celetukan yang saya dengar dari masyarakat NTB sendiri yang mengatakan NTB adalah kependekan dari “Nasib Tergantung Bali.” Karena untuk saat ini sebagaimana yang banyak orang ketahui memang beberapa wisatawan yang berkunjung ke Lombok adalah wisatawan yang sekedar singgah saat berkunjung ke Bali. Dengan kata lain Lombok masih menjadi pilihan ke dua setelah Bali. Namun dengan kerja keras dari pemerintah dan masyarakat kita berharap kedepannya NTB menjadi “Next Time Better.”

 

Pantai Tanjung Aan

Pantai ini terletak di pulau Lombok bagian tengah, yaitu sekitar 75 Kilometer dari Kota Mataram, atau sekitar 3 Kilometer dari Pantai Kuta Lombok. Jalan menuju pantai ini masih kurang layak, ditambah lagi dengan petunjuk jalan yang masih minim. Padahal pantai ini sangat indah dan masih terjaga kealamiannya. Hanya ada beberapa pengunjung dan penjual kain tenun saat saya tiba di pantai ini. Jika akses menuju Pantai Tanjung Aan diperbaiki pasti akan banyak wisatawan yang berkunjung ke tempat ini.

Yang unik dari pantai Tanjung Aan adalah pasirnya yang berbeda dan baru pertama saya temui. Pasir di sini tidak lembut seperti tepung, namun bulat-bulat seperti merica. Ada sensasi tersendiri saat menginjakkan kaki di pasir pantai ini. Bahkan karena keunikannya ini beberapa anak kecil mejual pasir ini dalam botol mineral seharga 5000 rupiah.

Di tanjung Aan ini juga terdapat sebuah bukit kecil yang merupakan spot favorit wisatawan untuk berfoto. Indah sekali menikmati pantai dan hamparan laut dari atas bukit tersebut. Angin yang bertiup cukup kencang juga menambah eksotis tempat ini. Di bukit ini saya memilih duduk bersantai di atas rumput sambil menikmati pemadangan kapal yang lalu lalang menuju pantai Batu Payung. Lalu berjalan ke sebelah kanan dan wow langsung disuguhi pemandangan pantai yang landai dengan hamparan pasir putih. Type pantai seperti ini sangat cocok untuk anak-anak bermain air. Dan ada sebuah ayunan di pinggir pantai seperti yang terdapat di Gili Trawangan. Jadi tidak salah jika mengajak keluarga untuk bermain di pantai ini.

 Processed with VSCO with c1 preset

 

Pantai Batu Payung

 

Setelah turun dari bukit, saya memutuskan menyebrang ke pantai Batu Payung menggunakan kapal dengan tarif Rp. 50.000 perorang. Harga yang cukup mahal menurut saya. Karena jarak menuju pantai tersebut tidaklah terlalu jauh, hanya butuh waktu sekitar 15 menit. Mengunjungi pantai Batu Payung adalah untuk memenuhi rasa penasaran saya dengan pantai yang terkenal karena pernah dijadikan lokasi syuting iklan sebuah produk rokok. Pantai ini memiliki ciri khusus yaitu batu karang yang menjulang tinggi.

Processed with VSCO with c1 preset

DuniaRahmi Goes To Lombok

Awalnya saya mengira pantai di pulau kecil ini memiliki hamparan pasir putih yang nyaman untuk bersantai sambil menikmati sinar matahari. Namun ternyata pantai ini dipenuhi batu-batu besar, karang, dan dinding-dinding perbukitan. Perlu ekstra hati-hati saat turun dari kapal, karena batu karang dipenuhi lumut yang licin. Di kawasan pantai ini banyak anak-anak kecil dan para penjual kelapa muda yang menawarkan jasa photo dan membatu mengarahkan gaya untuk mendapatkan photo yang unik.

Berbicara soal anak-anak yang menawarkan jasa photo di Pantai Batu Payung. Jadi, saat tiba di pantai ini saya langsung disambut oleh anak-anak kecil usia sekolah dasar yang menawarkan jasa photo dengan cukup membayar minimal 5000 rupiah. Anak-anak ini sudah terlatih mempergunakan berbagai macam kamera handphone dan ahli dalam mengarahkan gaya untuk mendapatkan gaya photo yang unik. Katanya mereka sebelumnya sering dimintai tolong oleh para wisatawan asing, dan para wisatawan itu juga mengajarkan bagaimana cara mengambil photo yang bagus. Ini memang menguntungkan buat para solo traveller yang ingin difoto.

Processed with VSCO with c1 preset

Berjalan sedikit ke arah lokasi batu payung yang menjulang tinggi saya langsung disambut  pemuda dan bapak-bapak yang menawarkan kelapa muda. Saya sebenarnya agak sedikit merasa terganggu dengan anak-anak dan para pendagang di tanjung Aan maupun di Pantai Batu Payung. Karena mereka terus mengikuti dan cenderung memaksa dalam menawarkan jasa maupun dagangannya. Inilah menurut saya yang mesti sedikit diperbaiki di dunia pariwsata beberapa lokasi di Lombok. Berikan fasilitas pada para pedagang dan berikan rasa nyaman pada wisatawan. Untuk menjadi destinasi wisata yang banyak diminati pengunjung bukan hanya soal keindahan alam saja, tapi juga didukung oleh keramahtamahan penduduk lokal yang menjunjung tinggi nilai budaya daerah dan bangsa Indonesia. Dengan kerja keras dari pemerintah dan penduduk maka saya rasa pariwisata Lombok dapat lebih maju lagi seperti Bali. Keberhasilan suatu daerah wisata adalah yang membuat pengunjung selalu ingin kembali lagi, bahkan tidak ingin hanya sekedar singgah namun ingin menetap di sana. Semoga kisah ini bisa menginspirasi.  Maju pariwisata Indonesia.

 

Meraih Liburan Impian Keluarga Bersama Travelio

Meraih Liburan Impian Keluarga Bersama Travelio

banner

Travelio.com

Libur akhir tahun tinggal menghitung hari. Inilah saatnya beristirahat dari segala rutinitas sehari-hari yang tidak jarang terasa membosankan. Berlibur bersama keluarga adalah pilihan yang tepat. Saat ini liburan atau traveling menjadi gaya hidup sebagian besar orang, terutama di Indonesia. Jika dahulu liburan adalah hal yang mewah, maka lain halnya dengan sekarang. Siapapun bisa berlibur ke Bali atau pun ke tempat tujuan wisata lainnya. Segala akomodasi yang diperlukan untuk liburan, seperti penerbangan dan penginapan bisa didapatkan dengan mudah, murah, dan cepat berkat perkembangan teknologi. Persoalannya adalah bagaimana membuat liburan kita lebih istimewa dan menyenangkan. Masing-masing orang mempunyai tujuan yang berbeda ketika memutuskan untuk pergi berlibur. Ada beberapa tujuan yang umum dimiliki orang-orang ketika pergi berlibur, yaitu:

  • Berlibur untuk menikmati waktu santai bersama keluarga
  • Berlibur untuk menikmati waktu bersama teman atau pasangan
  • Berlibur untuk menghilangkan stress karena berbagai permasalahan atau pekerjaan
  • Berlibur untuk meng-eksplore tempat baru
  • Dan lain-lain

Nah yang jadi masalah adalah bagaimana kita mendapatkan liburan yang tepat sesuai dengan kebutuhan. Jangan sampai kita berlibur untuk bersantai dan meciptakan quality time bersama keluarga, tapi yang terjadi malah muncul berbagai masalah yang membuat stres atau kelelahan yang berlebih. Sehingga tujuan dari berlibur itu sendiri tidak tercapai. Hal ini yang kadang-kadang tidak semua orang bisa menciptakannya. Beberapa orang mengalami masalah setelah pulang berlibur bukannya fikiran dan badan menjadi fresh, tapi yang terjadi malah sebaliknya.

 

 cara-kerja-travelio

Liburan bukan melulu soal meng-eksplore tempat baru. Bukan pula soal berjalan kesana kemari untuk mendapatkan spot yang indah lalu upload di sosial media. Ada kalanya liburan adalah waktu untuk bersantai di dalam kamar, menikmati ketenangan, menikmati pelayanan/service, bersantai di kolam renang pribadi, dan menikmati segala fasilitas penginapan yang bagaikan rumah sendiri. Mungkin sebagian orag akan ada yang bertanya, “Lalu apa bedanya dengan berdiam di rumah? Jika demikian tidak perlu pergi berlibur jika hanya ingin pindah tidur.” Tentu saja berbeda. Berlibur berarti kita berada di tempat baru dengan suasana baru. Dengan segala fasilitas dan pelayanan di tempat baru kita berharap tidak akan melihat tumpukan cucian atau tumpukan pekerjaan yang bisa mengganggu fikiran. Dengan pergi berlibur kita punya harapan untuk benar-benar istirahat dari segala rutinitas dan hanya menikmati ketenangan. Selain itu kita butuh suasana yang nyaman seperti di rumah sendiri. Tetap bisa masak makanan kesukaan sendiri meski sedang berlibur. Itulah yang kadang kita butuhkan untuk mendapatkan liburan yang berkualitas dan tepat sasaran.

img_3104

Santai di Balkon

Lalu bagaimana kita bisa mendapatkan akomodasi penginapan yang tepat sesuai kebutuhan? Jawabanya adalah TRAVELIO. Travelio.com adala sebuah situs booking hotel/penginapan online yang berada di bawah PT Horizon Internusa Persada, dengan Lio, si singa berambut merah yang lucu sebagai maskotnya. Konsep baru yang diusung oleh Travelio.com saat ini adalah More space, more facility, more value.” Lalu apa yang membedakan Travelio.com dengan situs booking hotel online lainnya? Travelio mengerti kegemaran orang Indonesia yang suka menawar harga, dan pesan melalui Travelio.com ini kita bisa melakukan penawarn harga. Disamping tombol ‘Pesan Sekarang’, Travelio.com juga memberikan pilihan ‘Coba Tawar’ dengan kata lain memberi kebebasan pada kita untuk menentukan harga.

Jika selama ini kita harus memesan lebih dari satu kamar saat berlibur bersama keluarga, maka sekarang hal itu tidak diperlukan lagi. Travelio tidak hanya menyediakan pilihan hotel atau kamar saja, tetapi juga dilengkapi dengan pilihan Sewa Rumah, Villa, dan Apartemen. Ini lah yang juga membuat Travelio berbeda dengan situs booking penginapan online lainnya. Dengan pilihan sewa rumah / villa / apartemen kita dapat bebas menentukan sendiri jenis akomodasi yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan Travelio kita bisa sewa villa, apartemen atau rumah dengan harga lebih murah dibanding jika menyewa beberapa kamar hotel, bahkan untuk tipe kamar family room sekalipun. Dan yang lebih keren lagi, kita tidak perlu khawatir mengenai kualitas akomodasi yang kita pilih. Karena Travelio mengkurasi dan mengecek langsung kondisi properti agar memenuhi standar kenyamanan, keamanan, dan kebersihan layaknya standar hotel. Dengan begitu liburan semakin berkualitas dan tepat sasaran. Hubungan dengan keluarga, pasangan, atau teman juga akan semakin erat setelah berlibur bersama.

 

cara-kerja-travelio2

Untuk melakukan pemesanan akomodasi melalui Travelio tidak lah sesulit mendaki puncak Mahameru. Semua bisa dilakukan hanya dengan 3 langkah yaitu, Pilih, Booking, dan Bayar.

Untuk lebih jelasnya di bawah ini akan saya jabarkan tahapan pemesanan akomodasi melalui situs Travelio.com.

1. Buka Website Travelio

Buka website Travelio.com melalui PC, laptop, atau smartphone. Pada halaman utamanya, kita akan langsung disambut oleh kolom pilihan lokasi, tanggal check in dan check out seperti yang terlihat di bawah ini:

 

2016-12-11-13_34_09-sewa-apartemen-rumah-villa-guest-house-kamar-hotel-murah-_-travelio-com

Halaman utama Travelio.com

2. Pilih Tujuan Yang Diinginkan Dan Tanggal Check In & Check Out

Langkah selanjutnya adalah, memilih tujuan yang diinginkan. Misalnya, Anda ingin mencari villa di Bali untuk liburan Tahun Baru, maka anda harus mengisi kolom lokasi dengan ‘Bali, Indonesia’. Lalu pilih tanggal check in, misalnya 30-12-2016, dengan lama menginap 3 malam, berarti tanggal check out adalah . 02-01-2017 yang akan otomatis muncul jika anda mengisi kolom lama menginap ‘3 hari’ . Kemudian klik ‘Cari’.

2016-12-11-13_45_05-sewa-apartemen-rumah-villa-guest-house-kamar-hotel-murah-_-travelio-com

Input lokasi dan tanggal check in & check out

3. Pilih Akomodasi Yang Diinginkan

Setelah klik tombol ‘Pilih’ pada langkah ke-2, maka akan muncul beberapa pilihan akomodasi pada halaman selanjutnya. Pilihan ini dapat kita persempit lagi dengan mem-filter Nama Akomodasi, Tipe Kamar, Tipe Properti, Fasilitas, dan Area yang ada di sidebar. Setelah itu pilihan akomodasi juga dapat diurutkan berdasarkan harga, peringkat, dan nama yang ada pada bagian atas.

Sebagai contoh, filter pilihan ‘Villa’ sebagai Tipe Properti, dan pilih ‘Ubud’ sebagai Area, maka akan muncul pilihan-pilihan villa di sekitar Ubud. Setelah itu klik pada gambar villa untuk melihat informasi detilnya, galeri properti & kamar, fasilitas, dan lain-lain. Misalnya kita memutuskan untuk melihat Gino Feruci Villa Ubud – Bali yang harganya terjangkau namun terlihat menarik.

2016-12-11-14_13_47-sewa-gino-feruci-villa-ubud-_-travelio-com

Contoh pilihan akomodasi

4. Coba Tawar

Setelah mentukan pilihan, langkah selanjutnya adalah melakukan penawaran. Ini adalah bagian yang paling disukai para wanita. Tapi Ingat tawarlah dengan harga yang masuk akal. Jangan menawar dengan Afgan (Sadis) atau Rossa (Tega). Sebagai informasi harga yang tertera pada form sudah termasuk pajak dan service. Jadi tidak ada biaya tambahan yang tersembunyi.

Setelah klik tombol ‘Coba Tawar” maka akan muncul form penawaran yang dilengkapi barometer berwarna untuk memberi gambaran tingkat keberhasilan penawaran yang kita lakukan. Jika berwarna hijau berarti kemungkinan penawaran berhasil besar, dan warna merah menandakan kalau kamu ‘sadis’ dan kemungkinan berhasil dalam penawaran kecil sekali.

Ada tiga kemungkinan hasil dari penawaran,

a.      Selamat, Anda Berhasil!

2016-12-11-14_35_32-sewa-gino-feruci-villa-ubud-_-travelio-com

Jika penawaran Anda berhasil dan disetujui maka Si Lio akan tertawa gembira sambil mengucapka kata ‘Yeyy’. Langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah melakukan pembayaran.

b.      Tawaran Diproses.

2016-12-11-14_34_45-sewa-gino-feruci-villa-ubud-_-travelio-com

Ini tandanya penawaran kita sedang dipertimbangkan, dan Si Lio pun menari-nari kegirangan sambil bermain kembang api. Dan Anda diminta untuk menunggu maksimal 1 x 24 jam untuk mengetahui hasil pertimbangan pihak penginapan.

c.      Maaf, Tawaran Ditolak.

2016-12-11-14_32_52-sewa-gino-feruci-villa-ubud-_-travelio-com

Sepertinya Anda menawar terlalu sadis, sehingga Si Lio menangis. Dan Anda harus melakukan penawaran ulang untuk mendapat harga yang pas.

5. Cari Perbandingan

Sebelum memutuskan untuk melakukan pembayaran biasakan untuk membandingkan harga dengan situs booking hotel online yang lainnya. Mari kita coba bandingkan dengan dua situs booking hotel online lain dengan pilihan hotel yang sama, tipe kamar yang sama, dan tanggal yang sama. Saya pastikan anda akan terkejut melihat perbedaan harga Travelio dengan tempat lain. Anda bisa dilihat sendiri perbedaanya di bawah ini. Wow..!! Sungguh jauh berbeda bukan? Lalu, jika ada yang lebih murah, mengapa pilih yang mahal?

 

6. Lakukan Pembayaran

Setelah yakin bahwa pilihan akomodasi yang kita pilih sudah yang paling murah maka segeralah melakukan pembayaran sebelum kehabisan. Ada tiga metode pembayaran yang ditawarkan Travelio, yaitu dengan Kartu Kredit, Internet Banking, dan, Setoran Tunai/ATM. Kita juga bisa melakukan pembayaran dengan menggunakan voucher apabila beruntung mendapatkan voucher diskon. Masukkan kode diskon pada kolom yang telah disediakan.

Jika pembayaran telah berhasil di-verifikasi, maka kita akan mendapatkan email konfirmasi serta Booking Number. Dan pihak Travelio juga akan mengirimkan notifikasi ke hotel/villa/rumah/apartemen yang telah kita pilih. Jadi tidak perlu khawatir kode tertolak saat check in nanti.

 

cara-kerja-travelio3

Ini lah yang kita tunnggu-tunggu. Diskon.. Diskon.. Diskon.. Travelio berbaik hati memberikan diskon hingga 40% untuk pemesanan akhir tahun ini. Kalian hanya perlu memasukkan kode voucher berikut ini saat pembayara, kode voucher-nya yaitu: LIOMORETTV7Z0QHQ

voucher

Setelah input kode voucher saat pembayaran otomatis kalian akan mendapatkan potongan harga. Wah ini sih namanya untung berlipat ganda. Harga saja sudah murah dibanding situs lain, plus harga bisa ditawar, dan masih dapat diskon lagi. Saya jamin kalian tidak akan menemukan yang lebih baik dan murah dari Travelio. Jangan menunggu lagi, segera lakukan pemesanan sekarang dan masukkan kode vouchernya. Kapan lagi bisa dapat harga villa/rumah/apartemen semurah ini di saat libur akhir tahun.

*Jangan sampai salah ya, Kode voucher berfungsi sebagai kode diskon pemesanan Apartment, House, dan Villa saja di Travelio.com sebesar 40%.

Syarat dan Ketentuan sebagai berikut.

  • Kode hanya bisa digunakan untuk pemesanan tipe properti Apartment, House, dan Villa yang tersedia di situs web Travelio.com, baik di desktop, mobile web, maupun aplikasi “Travelio”;
  • Kode berlaku sampai dengan tanggal 15 Desember 2016 pukul 23.59 WIB;
  • Nilai maksimum diskon yang dapat dinikmati setiap pelanggan adalah sebesar Rp300.000,00;
  • Setiap pelanggan hanya bisa menggunakan kode sebanyak maksimal 1 (satu) kali;
  • Kode voucher hanya bisa digunakan oleh pelanggan yang telah registrasi dan login saat melakukan pemesanan;
  • Kode voucher tidak dapat digabungkan dengan promo lainnya atau dengan penggunaan Travelio Reward Point; dan
  • Travelio berhak membatalkan pemesanan apabila terjadi penyimpangan atau pelanggaran pada Syarat dan Ketentuan ini maupun Syarat dan Ketentuan layanan Travelio.com.

Siapa yang tidak ingin akhir tahun bisa bersantai di villa dengan privat pool seperti ini:

villa-ubud2

Gino Feruci Villa Ubud – Travelio.com

ginoooo3_o

Gino Feruci Villa Ubud – Travelio.com

Travelio memang terbilang baru, tapi patut kita perhitungkan sebagai pilihan untuk booking penginapan online. Di mana lagi kita bisa mendapatkan akomodasi dengan murah dan masih bisa ditawar. Sistem pemesanannya pun terbilang mudah. Harga yang tercantum sama dengan yang kita bayar, tidak ada biaya-biaya lain yang disembunyikan. Jadi tunggu apa lagi? Mulai rencanakan liburan akhir anda, dan soal akomodasi penginapan percayakan pada Travelio.com.

 

Itinerary Menjamah Bali 3H2M

Itinerary Menjamah Bali 3H2M

Itinerary Menjamah Bali 3H2M

20160407_102546 (2)

Salah Satu Icon Bali

Bali adalah salah satu destinasi wisata paling popular di Indonesia. Hingga saat ini pulau yang terkenal dengan julukan Pulau Dewata dan Pulau Seribu Pura ini masih menjadi primadona di Indonesia. Bukan hanya menjadi primadona di negeri sendiri tapi juga terkenal di dunia. Bali memiliki banyak sekali pantai yang indah seperti Pantai Kuta, Sanur, Lovina, Pandawa, Padang Padang, Nusa Dua, Jimbaran, Karma Kandara, Pantai Tanah Lot, Dreamland, dan masih banyak lagi. Wisata lain yang sangat terkenal antara lain Pura Luhur Tanah Lot, Pura Besakih, Pura Uluwatu, Danau Berantan Bedugul, Garuda Wisnu Kencana, Monumen Bardja Sandhi, Ubud, Kintamani, dan yang lainnya.

Bali memang merupakan tempat yang ideal untuk melepas kepenatan dari rutinitas pekerjaan yang kadang melelahkan. Bali akan memanjakan kita dengan wisata alamnya yang luar biasa, keramahan penduduknya, dan kebersihan kotanya. Tidak akan cukup waktu satu bulan untuk benar-benar menikmati seluruh sudut pulau ini. Tapi kali ini saya akan berbagi tips dan itinerary menjamah Bali Selatan yaitu  daerah yang memiliki tempat wisata indah dan terkenal di Bali. Bali Selatan ini mencakup area Kuta, Uluwatu, Nusa Dua, Jimbaran, Ungasan, Pecatu, dan area lainnya.

Hari Keberangkatan (Jumat Malam)

16.15 – 19.00 : Berangkat dari Bandara Husein Sastranegara Bandung dan tiba di Ngurah Rai International Airport Bali menggunakan Lion Air.

19.00  –  20.00 : Check in, bersantai dan istirahat di penginapan.

Catatan:

  • Pilihlah keberangkatan pada hari jumat sore atau malam agar tidak terlalu banyak mengambil cuti dari pekerjaan.
  • Agar dapat langsung beristirahat di penginapan ada baiknya untuk memesan penginapan melalui pegipegi.com sebelum hari H. Saya sendiri memilih untuk mencari penginapan yang tidak jauh dari bandara atau pun di sekitar Kuta. Banyak sekali penginapan di sekitar Kuta, mulai dari yang mahal hingga yang murah. Misalnya The Kubu Hotel yang memiliki harga dibawah IDR 200.000 dan terletak di Jalan Poopies, Kuta Legian.
  • Gunakan taksi bandara untuk menuju penginapan. Tarif taksi dari bandara menuju Kuta berkisar antara IDR 45.000 hingga IDR 50.000.

 

Hari Pertama (Sabtu)

Hari pertaman di Bali kita akan mengunjungi daerah wisata yang tidak biasa dikunjungi oleh wisatawan, yaitu Denpasar dengan menggunakan sepeda motor.

06.30 – 07.30 : Sarapan pagi dan siap-siap menuju Denpasar.

08.30 – 10.00 : Mengunjungi Monumen Perjuangan Rakyat Bali (Bajra Sandhi).

10.30 – 12.00 : Mengunjungi Museum Lukisan Sidik Jari dan makan siang.

12.30 – 14.00 : Mengunjungi Museum Bali Denpasar. 

15.00 – 17.30 : Mengunjungi Tanah Lot dan menunggu sunset.

18.00 – 20.00 : Makan malam, kembali ke penginapan, dan istirahat.

Catatan:                                          

  • Penginapan di Bali sebagian besar menyewakan sepeda motor dengan tarif IDR 50.000 per hari. Kita juga bisa mengembalikan sepeda motor di bandara tegantung kesepakatan.
  • Perjalanan dari Kuta ke Denpasar memakan waktu sekitar 30 – 50 menit.
  • Monumen Bajra Sandhi terletak di Jalan Raya Puputan No. 142, Denpasar Timur. Tiket masuk untuk WNI adalah IDR 10.000. Seperti Monas, monumen ini berfungsi sebagai tugu peringatan.
  • Museum Lukisan Sidik Jari terletak di Jalan Hayam Wuruk 175/201. Tidak dipungut biaya untuk masuk ke museum ini. Di dalam museum terdapat café dan wantilan untuk beristirahat. Dalam museum ini menyediakan tempat untuk mendalami seni Bali seperti lukis dan tari.
  • Museum Bali Denpasar terletak di Jalan Mayor Wisnu Denpasar. Museum ini menyimpan banyak sekali pengetahuan tentang peradapan manusia terutama masyarakat Bali.
  • Dari Denpasar menuju Tanah Lot jaraknya cukup jauh, sekitar 18 KM dan memakan waktu sekitar 1 jam. Tapi perjalanan tersebut tidak akan membosankan karena kita akan disuguhi pemandangan persawahan dan kebun. Dan rasa lelah juga akan terbayar setelah kita sampai di Pura Tanah Lot. Sore hari yang cerah antara pukul 16.00 – 19.00 adalah waktu yang tepat untuk menikmati keindahan sunset di Tanah Lot.

 

Hari Kedua (Minggu)

Hari kedua masih dengan sepeda motor kita akan mengunjungi Bali selatan dan bermain air di pantai-pantainya. Perjalanan kita mulai dari tempat yang paling dekat dengan Kuta.

06.30 – 07.30 : Sarapan pagi dan siap-siap menuju Bali Selatan.

08.00 – 09.30 : Mengunjungi Garuda Wisnu Kencana

10.00 – 12.00 : Bermain air di pantai Padang Padang

12.30 – 14.00 : Mengunjungi pantai Pandawa dan makan siang   

15.00 – 17.30 : Mengunjungi Pura Luhur Uluwatu

18.00 – 20.00 : Makan malam, Kembali ke penginapan, dan istirahat

Catatan:

  • Garuda Wisnu Kencana atau yang lebih dikenal dengan GWK adalah sebuah taman budaya yang berada di Jalan Raya Uluwatu, desa Ungasan. Daya tarik utamanya adalah Patung Garuda Wisnu yang berukuran besar yang di pahat oleh seniman terkenal I Nyoman Nuarta. GWK buka dari jam 08:00 – 22:00 dengan harga tiket IDR 60.000 per orang.
  • Pantai Padang Padang dikenal juga dengan pantai Labuan Sait, merupakan salah satu lokasi syuting film Hollywood Eat Pray Love, yang dibintangi Julia Robets. Lokasinya berada di Jalan Labuan Sait, desa Pecatu sekitar 30 menit dari GWK. Tiket masuknya adalah IDR 5000 saja. Di sini kita akan bermain air sepuasnya. Pantai ini masih sepi pengunjung jadi kita bisa bebas menikmatinya.
  • Pantai Pandawa salah satu pantai berpasir putih yang wajib dikunjungi. Pantai ini sangat ramai pengunjung, dan banyak terdapat tempat makan di sekitarnya. Jadi kita akan makan siang sambil menikmati pemandangan pantai. Setelah makan siang kita dapat bermain air dengan menyewa kano seharga IDR 25.000 per orang, durasi 1 jam. Harga tiket masuk ke kawasan Pandawa ini adalah IDR 8000 per orang.
  • Pura Luhur Uluwatu terletak di di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung Bali. Pura Uluwatu terletak di atas bukit karang dengan ketinggian 97 meter di atas permukaan laut. Di sini kita bisa menyaksikan tarian Kecak Uluwatu yang biasanya dipentaskan pada pukul 18.00-19.00. Di sekitar tempat parkir banyak penjual makanan dan minuman, jadi tidak perlu khawatir jika tidak membawa makanan. Tiket masuk kawasan ini adalah IDR 20.000. 

 20160407_122246

Hari Ketiga (Senin)

Hari ketiga masih dengan sepeda motor kita akan mengunjungi tempat yang tidak terlalu jauh dari kuta dan mencari oleh-oleh.

05.00 – 07.30 : Mengejar matahari terbit dan bersantai di Sanur.

08.30 – 10.30 : Belanja oleh-oleh.

11.00 – 12.00 : Kembali ke penginapan dan siap-siap check out.

12.30 – 13.30 : Makan siang di sekitar Kuta  

14.00 – 16.00: Jalan-jalan di sekitar Kuta dan Legian

16.30 – 18.00 : Bersantai di pantai Kuta menikmati sunset.

18.30 – 19.00 : Menuju bandara Ngurah Rai dan kembali ke Bandung.

Catatan :

  • Untuk bisa menikmati sunrise di Sanur kita harus bangun lebih pagi. Perjalanan dari Kuta ke Sanur sekitar 15 – 30 menit.
  • Check out jam 12, tapi kita bisa menitipkan barang kita dulu dan mengambilnya sore hari saat mengembalikan motor dan bersiap menuju bandara. Untuk menuju bandara kita bisa menggunakan taksi atau minta diantar oleh pihak penginapan dengan tarif sekitar IDR 50.000

Menjelajahi Bali menggunakan sepeda motor menurut saya lebih menyenangkan. Yang penting dari sebuh perjalanan adalah Enjoy every trip and make it fun. Setelah pulang liburan semoga mood dan semangat kita bisa kembali lagi.

page1

Pakaian Anak

Pakaian Anak

Dunia Rahmi menyediakan pakaian anak-anak dengan harga murah namun kualitas baik. Sebagian besar kami menjual produk pakaian anak impor. Kami berusaha untuk menjual pakaian dengan bahan lembut dan dingin sehingga nyaman di tubuh anak.

 cats6

 

WisataLokal Indonesia Itu Sawarna

WisataLokal Indonesia Itu Sawarna

SAWARNA. Ya, daerah tujuan wisata yang terletak di daerah Lebak Provinsi Banten ini kian hari kian bertambah jumlah pengunjungnya. Pengunjung sebagian besar datang dari berbagai daerah di Jawa barat, terutama Bandung, Bogor, Bekasi, juga dari luar Jawa Barat yaitu Jakarta dan sekitarnya. Saya sendiri telah dua kali mengunjungi tempat ini. Oktober 2013 pertamakali saya mengunjungi tempat ini dengan menggunakan kendaraan umum. Akhir tahun, tepatnya tanggal 26 Desember 2014 yang lalu saya kembali mengunjungi Sawarna. Hal itu bukan tanpa alasan. Saya kembali ke Sawarna karena tidak kuat menahan rindu pada ombak dan pasir putihnya. Juga rasa penasaran dengan sawah-sawah, gua-gua, dan jembatan gantung yang dulu belum sempat saya datangi. Begitu banyak spot wisata di sana yang tidak akan cukup waktu satu atau dua hari untuk melihatnya dari dekat.

Ombak Lagoon Pari

Ombak Lagoon Pari

Satu tahun berlalu dan Sawarna telah berubah banyak. Banyak sekali. Dulu saya datang tanpa booking penginapan terlebih dahulu, tapi saya bisa mendapatkan penginapan berupa saung besar hanya dengan membayar 350ribu rupiah saja untuk 3 hari 2 malam. Masih banyak penginapan kosong saat itu meskipun di akhir pekan. Tapi, kemarin sulit sekali menemukan penginapan yang kosong. Bahkan banyak yang akhirnya tidur di warung-warung yang terletak di sekitar pantai Ciatir. Dan setelah mencari diberbagai tempat akhirnya saya mendapatkan kamar kosong yang tinggal satu-satunya dengan biaya 600rb untuk 2 malam. Naik hampir 50% dari tahun sebelumya.

Perbedaan pada Sawarna juga terlihat dari jumlah pengunjung yang luar biasa banyak. Dulu, benar-benar tidak ada satu orang pengunjungpun ketika saya bermain ombak di Pantai Lagoon Pari dan Karang Taraje. Benar-benar hanya saya bertiga dengan teman saya, dan satu orang guide. Tapi kemarin, Banyak sekali pengunjung. Bukan hanya itu, di tempat itu dulu hanya ada satu warung kopi milik seorang nenek dan suaminya. Sekarang, Lagoon Pari telah penuh dengan warung-warung kecil, bahkan sudah dibangun toilet di area tersebut.

IMG_20141227_105212

On the top of Karang Taraje

Akhir tahun kemarin akhirnya saya mengunjungi tempat-tempat yang dulu belum sempat saya kunjungi. Ternyata jalan menuju gua cukup jauh, namun terasa indah dengan pemandangan sawah-sawah dan juga sungai yang mengalir disepanjang jalan. Dan jempatan gantung yang saya kira hanya ada satu ternyata ada banyak jumlahnya. Kunjungan ke Sawarna akhir tahun kemarin memberikan banyak cerita berbeda dan menempuh track-track baru yang lebih menantang dari tahun sebelumnya.

IMG-20141227-WA004 IMG-20141227-WA005

Desa kecil dengan sejuta pesona ini memang layak untuk dikunjungi saat libur tiba. Fenomena jalan-jalan ke pantai dan wisata alam kian banyak peminatnya beberapa tahun terakhir ini. Apalagi sekarang demam pamer photo saat berwisata semakin mempunyai banyak caranya. Orang-orang saat ini gemar memajang photo jalan-jalan di profil BB, Path, FB, Twitter, juga Instagram. Kadang kala membuat orang lain juga ingin mengunjungi tempat-tempat tersebut saat libur. Mencari-cari tempat wisata yang indah sekarang tidak lah lagi sulit. Banyak informasi bertebaran di internet. Bahkan sekarang ada sebuah aplikasi di smartphone yang memudahkan kita untuk mencari tempat-tempat wisata secara mudah dan praktis. Aplikasi tersebut bernama ‘WisataLokal’ yang berslogan “Bhinneka Itu Indah”. Fitur yang dimiliki aplikasi ini antara lain adalah Point of Interest (dibagi tiap kota, propinsi, taman nasional, pulau), Photo, Maps, Artikel, Rating & Review, Membagikan ke social media, dan Favorit POI. Kunjungi  http://www.wisatalokal.net untuk tahu lebih banyak.

WisataLokal-thumb

Dengan aplikasi tersebut kita bisa dengan mudah menemukan tempat wisata sesuai dengan provinsi dan daerahnya. Jadi kita tidak perlu bingung dan galau lagi akan kemana saat libur tiba. Cukup download aplikasinya di smartphone, lalu jelajahi fitur-fiturnya. Untuk pengguna Android bisa download di sini dan untuk pengguna Windows Phone di sini. Setelah itu coba gunakan fitur pencariaan tempat wisata lokal yang ada di Indonesia. Dalam aplikasi Wisata Lokal ini tempat-tempat wisata mula-mula dikelompokkan berdasarkan provinsinya, lalu kabupaten dan ruang lingkup yang lebih kecil lagi. Misalnya coba tentukan akan berlibur kemana kita akhir pekan ini, apakah akan berlibur di dalam kota, kota terdekat, luar kota, atau bahkan lintas pulau. Misalnya saja kita putuskan untuk berlibur di kota yang tidak terlalu jauh dari kota Bandung yaitu Banten. Lalu pilih salah satu daerah yang ada di Provinsi Banten. Kali ini kita pilih daerah Rangkasbitung Kabupaten Lebak. Dan bisa kita lihat ada beberapa tempat wisata di Kabupaten Lebak yang bisa kita kunjungi, dan Sawarna adalah salah satunya. Setelah itu coba klik pilihan Sawarna dan di sana akan kita temukan penjelasan singkat tetang Sawarna juga photo-photonya. Jadi bisa kita lihat juga seperti apa keindahan tempat wisata yang akan kita kunjungi tersebut.

shot_2015-03-17_17-14-58shot_2015-03-17_17-12-51

shot_2015-03-17_17-15-53 shot_2015-03-17_17-18-31

Dengan berbagai fitur yang disediakan oleh aplikasi ini tentunya membuat kita lebih mudah mendapatkan informasi tempat wisata yang ingin kita kunjungi, dan mempermidah kita menentukan tempat wisata yang akan kita pilih. Nah, setelah kita mengunjungi tempat wisata yang kita pilih jangan lupa untuk memberikan review dan berbagi pengalaman di aplikasi Wisata Lokal tersebut. Jangan lupa pula untuk meng-upload photo-photo hasil jepretan kita agar orang lain pun bisa melihat keindahan tempat yang pernah kita kunjungi. Bukankan berbagi itu indah? 😉 Cara menulis review dan upload photo di aplikasi ini sangat mudah, tapi jika masih merasa bingung detil caranya bisa dilihat di sini.

Screenshot_2015-03-25-13-58-49 Screenshot_2015-03-25-14-10-03

Aplikasi Wisata Lokal ini juga memuat berbagai macam artikel tentang tempat-tempat wisata dan informasi lain yang akan memberikan kita pengetahuan baru, bahkan dapat memberikan inspirasi. Tips-tips ketika mengunjungi suatu tempat juga bisa kita temukan di sini. Aplikasi ini semakin memudahkan kita mengenal wisata lokal Indonesia, mengenal kekayaan yang dimiliki Indonesia. Bukan hanya wisata alam saja, tapi wisata ilmu pengetahuan seperti museum, makam pahlawan, candi-candi, tempat ibadah ternama juga bisa kita temukan di sini. Jadi, silahkan coba dan rasakan manfaatnya.

shot_2015-03-17_17-21-15

Contoh artikel di Aplikasi WisataLokal

Mengenal wisata lokal sendiri adalah baik. Memilih berwisata di negeri sendiri adalah lebih utama. Namun jangan lupa untuk tetap menjaga kelestarian, keindahan, dan kebersihan lingkungan tempat wisata kita. Tetap buang sampah pada tempatnya!

Hidroponik – Percobaan Pertama

Hidroponik – Percobaan Pertama

Kebun kecilku ©duniarahmi

Kebun kecilku ©duniarahmi

Dengan ilmu hidroponik seadanya yang saya temukan di internet setelah browsing dari berbagai blog, akhirnya saya mulai mencoba menanam kangkung.

Pertama-tama yang perlu dan yang paling utama untuk disiapkan adalah:

  1. Benih tanaman
  2. Media tanam seperti rockwool, hidroton, cocopeat, dan sekam bakar. Saya menggunakan media tanam yang mudah ditemukan yaitu sekam biasa (tidak dibakar). Tapi sebaiknya gunakan sekam bakar.
  3. Wadah untuk menabur benih.

Setelah semua kebutuhan dasar tersedia, maka selanjutnya adalah pembenihan. Pertama-tama benih direndam sekitar 1-2 jam, tujuannya agar benih cepat mengeluarkan akar atau berkecambah. Setelah itu benih yang tenggelam saya pisahkan, karena benih yang terapung menandakan kualitasnya kurang bagus.

Lalu wadah pembenihan yang sudah disiapkan diisi dengan sekam secukupnya atau tinggi sekitar 4-5cm. Selanjutnya benih ditebar di atas sekam yang telah dibasahi dengan air, tapi jangan sampai menggenang. Menurut yang saya baca sebaiknya tebarkan kembali sekam di atas benih yang sudah disebar setebal kira-kira 0.5-1 cm agar benih tertutup sekam. Lalu wadah tersebut saya tutup dan saya simpan di tempat yang teduh. Setiap hari saya mengecek benih yang sudah ditebar tersebut untuk memastikan sekam atau media tanam tetap lembab dan tidak kekeringan. Dan setelah benih berkecambah saya pindahkan ke luar agar terkena sinar matahari pagi. Setelah menjelang siang pindahkan kembali ke tempat yang teduh. Jangan lupa terus menjaga kelembapan sekam agar tanaman tidak kekeringan dan layu.

Bibit Kangkung

Bibit Kangkung

Setelah bibit mulai agak besar atau paling tidak memiliki 4 daun sejati maka bibit tersebut siap dipindahkan ke dalam pot. Tapi dalam percobaan awal ini karena terlalu excited saya sudah memindahkan bibit ke dalam pot padahal baru memiliki 2 helai daun 😀 Pada percobaan pertama ini saya menggunakan dua system, yaitu wick dan apung. Yang perlu disiapkan adalah:

  1. Pot. Cara pembuatan pot pernah saya bahas di sini
  2. Nutrisi ABmix khusus sayur daun. Campur nutrisi dengan air, perbandingannya adalah 5:5:1 (5ml larutan A : 5ml larutan B : 1 liter air)
  3. Sekam untuk media pelengkap system wick (sumbu)
  4. Busa pelengkap untuk system apung
Nutrisi ABmix padat.

Nutrisi ABmix padat.

Caranya sangatlah mudah, isi botol bagian bawah yang telah dilapisi plastik hitam dengan air yang telah dicampur dengan nutrisi. Isi sampai skitar 1 cm dibawah pangkal sumbu, dan jangan terlalu penuh. Lalu bagian atas botol yang telah dipasang sumbu diisi dengan sekam. Setelah itu pindahkan bibit ke dalam sekam dengan hati2. Untuk bibit kangkung saya isi 6-8 batang dalam satu pot.

29 des cats2

Pada awal pemindahan ke pot, kangkung yang saya tanam lambat sekali pertumbuhannya. Bahkan hingga dua minggu daun tidak juga bertambah. Dan bisa dilihat pada hari ke-22 kangkung masih belum berkembang dengan baik. Ternyata hal ini disebabkan karena kekurangan sinar matahari. Selain itu saya terlalu banyak mengisi sekam, ini menyebabkan akar jauh dari sumbu yang berakibat akar kurang menerima nutrisi. Setelah sekam saya kurangi dan saya tanam ulang, lalu saya pindah ke tempat yang cukup mendapat sinar matahari, alhamdulillah pertumbuhannya semakin baik.

Siap dipanen

Siap dipanen

Tanaman kangkung ini sayang jika dipanen dengan cara dicabut, jadi saya potong saja bagian atas agar kelak tumbuh tunas baru. Jadi paling tidak bisa memanennya lebih dari satu kali. ada yang bilang maksimal tiga kali, karena jika lebih maka kangkung akan mengandung zat purin berlebih.

Tumbuh tunas baru setelah dipanen.

Tumbuh tunas baru setelah dipanen.

Untuk system apung banyak yang tidak sempat saya abadikan, penyebabnya adalah selalu lupa membawa kamera :D. Sebenarnya system apung jauh lebih mudah diaplikasikan pada tanaman sayuran. Tidak perlu repot membuat lubang pada pot dan memberi sumbu, tidak perlu pula media tanam seperti sekam dll. Cukup menyediakan busa seperti busa untuk cuci piring. Caranya adalah dengan menjepit beberapa batang kangkung dengan busa, lalu letakkan dilubang botol air mineral sehingga akar langsung menyentuh air tanpa perantara sumbu. Pada prisipnya busa digunakan sebagai penahan tanaman, dan karena sifatnya yang lentur busa dapat mengikuti pertumbuhan tanaman. Jika masih bingung bisa dilihat pada gambar berikut:

System Apung.

System Apung.

Ini adalah percobaan pertama saya, meskipun masih belum maksimal tapi cukup memuaskan. Ada beberapa kesalahan atau kekurangtepatan pada percobaan pertama ini sehingga hasilnya masih kurang maksimal. Kesalahan yang ada pada percobaan pertama ini antara lain :

  1. Kurang sinar matahari pada awal pembibitan.
  2. Menggunakan sekam biasa, padahal sebaiknya menggunakan sekam bakar
  3. Terlalu penuh mengisi sekam sehingga akar jauh dari sumbu

Begitulah percobaan pertama saya, bagaimana apakah anda ingin memulai juga?

Pengalaman Awal Mengenal Hidroponik

Pengalaman Awal Mengenal Hidroponik

Sejak Desember 2014 yang lalu saya mulai tertarik pada dunia hidroponik. Sudah lama saya mendengar istilah ‘hidroponik’, tapi tidak pernah benar-benar tahu bagaimana prakteknya. Sejak kecil saya menyukai kegiatan bercocok tanam terutama jenis sayuran dan berbagai macam jenis bunga. Namun ketika tinggal di kota besar hal itu sulit dilakukan karena terbatasnya lahan. Tidak ada sejengkal tanahpun di sekitar tempat tinggal saya. Semua telah tertutup semen dan kramik. Tidak ada tanah yang bisa digali untuk bercocok tanam. Bahkan untuk sekedar menanam bungapun harus membeli tanah dari pedagang bibit tanaman.

Caisin Hidroponik ©duniarahmi

Caisin Hidroponik ©duniarahmi

Hidroponik adalah salah satu cara bercocok tanam yang dapat menjawab permasalahan saya dan permasalahan beberapa orang yang ingin berkebun di lahan yang sempit di perkotaan. Orang biasa menyebutnya dengan urban farming. Pengertian sederhana Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman (Wikipedia, 2014). Masih banyak orang yang belum mengetahui tentang hidroponik. Saya pernah mencoba mencari buku yang membahas tetang hidroponik di berbagai toko buku, tapi tidak banyak yang saya temukan. Kalaupun ada, harganya cukup mahal dengan penjelasan yang sulit dimengerti oleh pemula. Membaca begitu banyak teori cukup memusingkan, jadi lebih baik langsung dimulai saja. 😀 Tidak perlu berfikir yang terlalu sulit seperti dalam teori, kerjakan saja apa yang bisa dikerjakan. Dan tidak perlu repot membeli berbagai bahan dan peralatan. Saya memanfaatkan barang-barang yang ada disekitar. Ada banyak system dalam hidroponik, antara lain Wick (sumbu), Apung, NFT (Nutrient Film Technic), DB (Dutchbucket), DFT (Deep Flow Technique), dan Fertigasi. Dan yang paling mudah untuk skala rumahan dan pemula adalah system Wick dan system Apung. Sebagai permulaan kedua system ini lah yang saya pakai karena paling sederhana dan mudah membuatnya.

Hidroponik - Wick System (Sistem Sumbu)

Hidroponik – Wick System (Sistem Sumbu)

Pada prinsipnya system wick (sumbu) adalah menggunakan sumbu untuk membantu mengalirkan air nutrisi ke akar tanaman yang masih kecil. Setelah dewasa akar akan mencapai air nutrisi dengan sendirinya. Sedang system apung adalah membiarkan akar tanaman langsung menyentuh air. Seperti kebanyakan orang, saya juga menggunakan botol air mineral untuk memulai percobaan system wick ini. Bahan-bahan yang saya siapkan adalah:

  1. Botol air mineral ukuran berapapun (600ml atau 1500 ml)
  2. Plastik hitam
  3. Kain flannel untuk sumbu
  4. Selotip
  5. Gunting
  6. Paku atau besi untuk membuat lubang pada botol
  7. Besi atau paku
  8. Lilin untuk memanaskan paku atau besi
©duniarahmi

©duniarahmi

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

1. Bagi botol air mineral menjadi dua bagian

Bagi botol menjadi 2 bagian.

2. Lubangi tutup botol dengan besi atau paku yang dipanaskan dengan lilin. Lubang tersebut  kegunaannya adalah untuk memasukkan sumbu. Dan lubangi bagian atas botol untuk jalan keluarnya akar.

IMG_20150125_133916

3. Masukkan sumbu/kain flannel pada lubang yang telah dibuat.

IMG_20150125_134106

4. Lapisi bagian botol dengan plastik hitam, atau bisa juga dengan dicat. Tujuannya adalah agar air tidak berlumut. Karena jika botol dibiarkan bening, maka sinar matahari yang mengenai air akan menimbulkan lumut.

IMG_20150125_134855

Selesai. Botol siap digunakan sebagai pot hidroponik. Bagaian bawah botol diisi dengan air nutrisi, sedangkan bagian atas diisi dengan sekam atau media tanam lainnya.

IMG_20150125_134343 IMG_20141229_080203

Note: catatan ini hanya berbagi pengalaman pribadi, mungkin ada ketidaksamaan dengan teori atau cara yang seharusnya.